Uni Eropa menuntut penyelidikan atas penembakan IDF di Palestina selama perkelahian generator

Januari 3, 2021 by Tidak ada Komentar

[ad_1]

Uni Eropa telah menyerukan penyelidikan atas penembakan IDF di leher Harun Abu Aram pada hari Jumat selama insiden di mana tentara berusaha menyita generator di perbukitan selatan Hebron di Tepi Barat.

Abu Aram, 24, dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Al-Ahli di Hebron dan menurut Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina, dia kemungkinan akan lumpuh.

“Uni Eropa menentang penggunaan kekuatan yang berlebihan dan tidak proporsional dan menyerukan kepada otoritas Israel untuk dengan cepat dan sepenuhnya menyelidiki insiden serius ini untuk membawa para pelakunya ke pengadilan,” kata sebuah pernyataan yang di-tweet oleh delegasi Uni Eropa untuk Palestina pada hari Sabtu.

Joint List juga mengutuk penembakan itu dan ketua partai MK Ayman Odeh mengatakan insiden itu adalah bagian dari kampanye IDF untuk membersihkan Area C, yang berada di bawah kendali militer dan sipil Israel, dari warga Palestina.

Abu Aram “adalah korban lain dari upaya untuk mendorong [Palestinian] penduduk desa di Area C menjadi kota [in Area C], dan untuk merebut wilayah sebanyak mungkin [there] dengan sesedikit mungkin orang Palestina, ”kata Odeh.

“Satu-satunya solusi adalah negara Palestina merdeka berdampingan dengan Negara Israel,” tambahnya.

MK Aida Touma Suleiman (Daftar Gabungan) men-tweet bahwa, “kejahatan semacam itu tidak akan berakhir sampai pendudukan selesai.”

“Klaim bahwa seorang Palestina terluka oleh peluru tajam telah diketahui dan insiden itu sedang diselidiki,” kata IDF.

Channel 12 melaporkan pada Jumat malam bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa Abu Aram ditembak secara tidak sengaja ketika senjata salah satu tentara di tempat kejadian meledak secara tidak sengaja.

Menurut kelompok nonpemerintah sayap kiri B’Tselem, insiden itu terjadi ketika IDF berusaha menyita peralatan konstruksi, termasuk generator, dari tetangga Abu Aram.

IDF menghancurkan rumah Abu Aram pada bulan November, dan rumahnya, serta rumah tetangganya, yang sedang dibangun, dibangun secara ilegal.

“Abu Aram ditembak di leher dari jarak dekat saat dia dan warga Palestina lainnya berusaha mengambil generator dari tentara,” kata B’Tselem.

Menurut IDF, insiden tersebut terjadi selama “tugas rutin untuk menyita peralatan ilegal”.

Ini menjelaskan bahwa “pertengkaran hebat terjadi yang termasuk lemparan batu besar-besaran yang melibatkan 150 orang Palestina.” Ia menambahkan bahwa pasukan menanggapi dengan cara pembubaran protes dan menembak ke udara.

Klip video berdurasi dua menit, 31 detik dari insiden tersebut menunjukkan apa yang awalnya tampak seperti tarik-menarik antara tentara dan warga Palestina atas sejumlah besar peralatan mekanis. Tak satu pun dari warga Palestina yang tampak bersenjata dan paling banyak, tampak ada setengah lusin warga Palestina dalam bingkai yang berinteraksi dengan para tentara.

Kemudian, pada 1 menit, 54 detik, ada tembakan dan kamera berdesak-desakan dan menunjuk ke tanah sebelum kembali ke tempat kejadian, di mana Abu Aram bisa melihat tergeletak di tanah.


Dipersembahkan Oleh : Pengeluaran HK