Turki mengatakan akan mengadakan pertemuan puncak perdamaian Afghanistan pada 24 April

April 13, 2021 by Tidak ada Komentar


ANKARA – Turki akan mengadakan KTT perdamaian Afghanistan dari 24 April hingga 4 Mei yang dimaksudkan untuk memulai upaya untuk mengakhiri perang Afghanistan dan membuat sketsa kemungkinan penyelesaian politik, kata pihak berwenang Turki pada hari Selasa. KTT tersebut mencakup PBB dan Qatar sebagai bagian dari sebuah dorongan yang didukung AS untuk memajukan pembicaraan menjelang batas waktu 1 Mei untuk penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Kementerian luar negeri Turki mengatakan pemerintah Afghanistan dan kelompok pemberontak Taliban akan menghadiri pertemuan itu. Namun, Taliban mengatakan mereka belum berkomitmen untuk hadir pada tanggal itu. “Diskusi internal kami mengenai hal ini belum selesai, tanggal tidak dapat ditentukan sampai diskusi kami selesai,” kata Mohammad Naeem, juru bicara Taliban. Senin, Taliban mengatakan tidak bersedia, berdasarkan waktu, untuk menghadiri pembicaraan di Turki yang awalnya dijadwalkan pada 16 April. “Partisipasi dalam konferensi dan agendanya telah menjadi subyek konsultasi ekstensif dengan pihak-pihak Afghanistan,” kata kementerian luar negeri Turki. Mengacu pada Taliban, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan di New York: “Kami memahami musyawarah masih berlangsung dan kami sangat berharap mereka akan berpartisipasi.”

Presiden Joe Biden telah memutuskan untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September 2021, peringatan serangan 9/11 yang memicu kehadiran asing, tiga sumber yang mengetahui keputusan tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa. Taliban akan menanggapi pasukan yang bertahan bulan depan, setelah menandatangani kesepakatan dengan pemerintahan Trump pada Februari 2020 yang menetapkan pasukan asing akan pergi pada Mei 2021. KTT Turki dimaksudkan untuk mengakhiri konflik, membuka jalan menuju “adil dan tahan lama. “penyelesaian politik dan” percepat dan pelengkap “negosiasi intra-Afghanistan di Doha, kata sebuah pernyataan kementerian luar negeri Turki. Para pejabat khawatir bahwa kekerasan di negara itu akan meningkat jika kesepakatan tidak segera tercapai. Utusan AS untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, telah telah melakukan perjalanan ke wilayah itu untuk menggalang dukungan bagi gencatan senjata dan penyelesaian perdamaian yang dapat mencakup pemerintahan sementara. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu telah mengadakan serangkaian panggilan dengan c ounterparts termasuk Amerika Serikat dan beberapa negara Teluk Arab selama seminggu terakhir untuk mengundang mereka ke pembicaraan dan menggalang dukungan.


Dipersembahkan Oleh : SGP Prize