Sumber di Irak membantah klaim media Iran atas serangan terhadap ‘orang Israel’

April 14, 2021 by Tidak ada Komentar


Sumber di Irak utara membantah klaim oleh Iranian Press TV bahwa ada serangan terhadap “agen Mossad.” Sebelumnya pada malam hari, outlet di Irak dan mereka yang terkait dengan Iran, termasuk Press TV, melaporkan bahwa “agen mata-mata Israel Mossad telah diserang di Irak.” Laporan itu berdasarkan klaim di Sabereen News.

Namun, empat sumber terpisah yang berpengetahuan semuanya membantah bahwa ada serangan di Irak utara. Tidak ada informasi akurat tentang lokasi tersebut, kata satu sumber. Tak satu pun dari outlet berita Kurdi di Irak utara yang melaporkan peristiwa tersebut atau mengetahuinya pada Selasa malam.

Sifat sensitif dari klaim yang dipasangkan dengan kurangnya detail membuat banyak orang skeptis, apakah serangan telah terjadi. Milisi pro-Iran di Irak telah menembakkan roket selama dua tahun terakhir ke pasukan AS di sana. Roket ini bahkan menargetkan Erbil, ibu kota wilayah otonom Kurdi di Irak utara. Selain itu, serangan roket telah menewaskan kontraktor yang bekerja dengan pasukan koalisi pimpinan AS. Milisi pro-Iran di Irak sering mengungkapkan kebencian terhadap Israel sebagai bagian dari pandangan dunia pro-Iran mereka. Beberapa telah berjanji untuk menyerang Israel di masa lalu. Pada Juli 2019, seorang anggota parlemen Irak menuduh bahwa “Kedutaan Besar AS di Baghdad berfungsi sebagai markas untuk Mossad.” Ini adalah bagian dari narasi pro-Iran yang menyatakan bahwa AS dan Israel adalah musuh utama di wilayah “perlawanan” Iran.

Pada 10 April, rumor di Irak di antara satu sumber pro-Iran menuduh bahwa badan intelijen Turki bekerja sama dengan Israel melawan kelompok-kelompok pro-Iran di Sinjar di Irak utara. Tidak ada bukti tentang ini. Pada akhir Juni dan awal Juli 2020, Hadi al-Amiri dan suara pro-Iran lainnya menuduh Israel melakukan overflight di wilayah udara Irak. Pada September 2019, suara pro-Iran di Irak mengklaim ada kehadiran militer Israel di wilayah Kurdi Irak utara. Otoritas regional Kurdistan membantah laporan tersebut.

Jenis rumor ini, yang terkadang masuk ke media utama Iran cenderung kurang bukti. Sejauh ini belum ada yang memastikan detil terkait klaim dan berita klaim Sabereen pada 13 April lalu.


Dipersembahkan Oleh : SGP Prize