Rapper Polandia dikecam karena menyebut COVID-19 sebagai ‘Holocaust modern’

Januari 1, 2021 by Tidak ada Komentar

[ad_1]

Seorang rapper populer di Polandia menyebut Holocaust untuk menggambarkan bagaimana COVID-19 telah memengaruhi negaranya, menuai kritik dari seorang yang selamat.

Referensi Holocaust adalah bagian dari lagu yang dirilis Selasa oleh Jakub Grabowski, lebih dikenal di Polandia dengan nama panggungnya, Quebonafide. Dia salah satu rapper paling terkenal di negara itu.

Hingga Kamis, sudah ada lebih dari 900.000 penayangan di YouTube untuk klip video “Matcha Latte”, yang menampilkan pengulangan yang berhubungan dengan masalah keuangan artis selama pandemi dan perasaan terisolasi.

“Di luar jendela, Holocaust modern,” kata Quebonafide.

Edward Mosberg, korban selamat Holocaust kelahiran Polandia dan presiden kelompok peringatan Holocaust Dari Kedalaman, mengatakan referensi Holocaust “tidak dapat diterima dan meremehkan sejarah kita bersama,” yang berarti orang Yahudi dan Polandia. Pernyataan Mosberg menuntut permintaan maaf dari Quebonafide.

Rapper berusia 29 tahun itu membela kalimat tersebut dalam percakapan dengan pendiri From the Depths Jonny Daniels, dengan mengatakan frasa “Holocaust modern” adalah referensi artistik untuk sebuah lagu oleh penyanyi Maria Peszek. Dia menggunakan kalimat itu untuk memprotes rasisme dan kebencian.


Dipersembahkan Oleh : Togel Singapore