Pestisida berbahaya dilupakan di taman kanak-kanak oleh pembasmi

Februari 18, 2021 by Tidak ada Komentar


Racun secara tidak sengaja ditinggalkan di taman kanak-kanak di Israel tengah oleh pembasmi tanpa izin, membahayakan beberapa balita yang akhirnya bermain-main dengan bahan berbahaya tersebut.
Ironisnya, racun tersebut disimpan di dalam kaleng bekas untuk susu formula, dan terlupakan di area taman kanak-kanak tempat balita biasanya berkeliaran dan bermain bebas.

Setelah penyelidikan menyeluruh yang dilakukan oleh Polisi Hijau, perpanjangan tangan Kementerian Perlindungan Lingkungan, pembasmi, perusahaan pestisida yang mempekerjakannya dan manajer perusahaan didakwa dengan pelanggaran serius.

Pembasmi didakwa dengan tuduhan melakukan pekerjaan pengendalian hama tanpa izin yang tepat, menggunakan bahan yang tidak sesuai dengan instruksi dan menggunakan bahan berbahaya serta membiarkannya tanpa pengawasan sedemikian rupa sehingga membahayakan nyawa manusia.
Perusahaan didakwa mempekerjakan seseorang tanpa izin yang tepat dan berbagai tuduhan kelalaian.

Meskipun ada larangan untuk mengeluarkan pestisida dari wadah aslinya, perusahaan tetap menyediakan kaleng susu formula kosong kepada karyawannya untuk menyimpan alat dan pestisida.

Meski dilarang memindahkan pestisida dari wadah aslinya, namun perusahaan secara rutin memberikan kaleng susu formula kosong kepada karyawannya untuk menyimpan alat dan pestisida. (Kredit: Kementerian Perlindungan Lingkungan)
Tragedi hanya dapat dihindari berkat respon cepat oleh guru taman kanak-kanak, yang memperhatikan beberapa balita bermain dengan kaleng yang ditinggalkan sehari sebelumnya oleh pembasmi. Dua di antaranya bahkan berhasil membuka kaleng dan menyentuh isinya sebelum kaleng itu diambil oleh guru.

Beruntung, pemeriksaan medis menemukan bahwa balita yang terkena pestisida dalam keadaan sehat dan tidak menghadapi risiko kesehatan.

Menteri Perlindungan Lingkungan Hidup Gila Gamliel menekankan bahwa para pihak yang terlibat harus menghadapi konsekuensi, apa pun hasilnya.

“Kejadian serius ini hampir saja mengakibatkan bencana yang sangat besar,” ujarnya. “Mereka yang terlibat harus menjawab apa yang telah mereka lakukan. Pengendalian hama bukanlah permainan anak-anak, dan instruksi serta aturan ada karena suatu alasan. ”


Dipersembahkan Oleh : Hongkong Prize