Pesan Rusia untuk Biden: Rudal balistik baru dapat menembus pertahanan

Januari 2, 2021 by Tidak ada Komentar

[ad_1]

Rusia mengatakan bahwa mereka terus mengerjakan rudal balistik antarbenua Sarmat. Sistem ini sekarang “hampir selesai,” kata media pemerintah Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin memperhatikan kemajuan pekerjaan. Ini penting karena Sarmat diharapkan dibangun di atas pengalaman era 1970-an besar-besaran R-36M2 Voyevoda ICBM. “RS-28 Sarmat adalah sistem berbasis silo canggih Rusia dengan rudal balistik antarbenua berbahan bakar cair yang berat. Telah dalam proses pengembangan sejak tahun 2000-an untuk menggantikan ICBM R-36M2 Voyevoda. Beratnya sekitar 200 ton dan memiliki bobot lemparan sekitar 10 ton. Sarmat mampu menembus pertahanan rudal yang ada dan yang akan datang, ”kata media TASS. Pekerjaan pada rudal dengan sistem nuklir jarak global ini diharapkan mampu menembus “pertahanan rudal yang ada dan yang akan datang”. Jelas Sarmat adalah pesan kepada AS dan Eropa serta negara lain tentang kemampuan Rusia saat ini. Rudal masif tidak memiliki aplikasi nyata kecuali senjata nuklir dan strategis. Rusia juga sedang mengerjakan senjata baru lainnya, seperti kendaraan air tak berawak yang disebut Poseidon. Ia juga mengerjakan rudal balistik yang diluncurkan dari udara yang disebut Kinzhal dan senjata laser rahasia yang disebut Peresvet. Rusia mengatakan ini dalam pelayanan tetapi tidak jelas bagaimana operasionalnya. Pesan Rusia di Sarmat dirancang untuk bertepatan dengan pemerintahan baru AS yang berkuasa di Washington. Ia ingin menghadirkan AS dengan teknologi barunya yang telah diterapkan dan dikembangkan saat Trump menjabat sebagai semacam fait achievement. Uji coba Sarmat baru akan segera dimulai dan Rusia berharap untuk menyebarkannya pada tahun 2022. Ini adalah bagian dari kebanyakan senjata, dari drone hingga pesawat tempur, serta pertahanan udara dan senjata “hipersonik” yang sedang dibicarakan Rusia.


Dipersembahkan Oleh : Data HK