Negara-negara Arab yang mulai kuat melawan perjuangan pandemi hari ini

Maret 27, 2021 by Tidak ada Komentar


Pada hari Senin, Yordania memecahkan rekor kasus virus korona baru di 9.417 dalam satu hari ketika Reuters melaporkan bahwa pemakaman terbesar di negara itu sedang berjuang untuk mengimbangi penguburan yang diperlukan. Di Tunisia dan Maroko, infeksi COVID-19 juga meningkat.

Untuk lebih banyak cerita dari The Media Line, kunjungi themedialine.org
Dr. Yasmina Abouzzohour, dalam sebuah artikel yang diterbitkan minggu ini oleh Brookings Institution, merinci bagaimana upaya tiga negara untuk memerangi pandemi jatuh dari rahmat, dari tanggapan yang awalnya efektif hingga rumah sakit yang meluap.
Selama enam bulan mulai Maret lalu, Yordania secara teratur memiliki kurang dari 10 dan Tunisia kurang dari 20 infeksi COVID-19 harian baru per juta orang, sementara Maroko selalu di bawah 40 infeksi baru dengan rasio yang sama, tulis Abouzzohour. Dia mengaitkan hasil ini dengan peraturan kesehatan yang ketat dengan banyak penutupan.
Ketika mereka membuka lebih banyak ekonomi, kasus virus melonjak dan jumlah pasien rumah sakit melonjak.
Abouzzohour, seorang rekan tamu di Brookings Doha Center, tidak mengaitkan kerusakan tersebut dengan kesalahan tertentu di pihak ketiga pemerintah.
“Saya tidak akan mengatakan bahwa negara-negara ini membuat kesalahan atau bahwa mereka ‘kehilangan kendali atas sektor kesehatan masyarakat.’ Penting untuk diingat bahwa, secara keseluruhan, kawasan MENA memiliki pengalaman yang lebih berhasil dalam mengendalikan wabah dengan perbandingan global. Ini terutama terjadi di Tunisia, Yordania dan Maroko ketika mempertimbangkan kasus dan tingkat kematian, ”katanya kepada The Media Line.
“Sekarang memang benar mereka saat ini bergelut dengan peningkatan kasus, terutama Yordania yang juga menghadapi protes. Faktor-faktor yang menyebabkan lonjakan tersebut belum dapat ditentukan secara pasti, ”lanjutnya.

Namun, “beban kasus yang lebih tinggi kemungkinan terkait dengan perbatasan yang dibuka kembali dan tindakan yang lebih longgar, sementara jumlah kematian yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan pandemi yang meregangkan sektor kesehatan publik negara-negara ini di luar kapasitas,” kata Abouzzohour.
Karena trio negara pengendali COVID yang pada awalnya sukses semuanya menghadapi pasokan vaksin yang tidak aman, rekan yang berkunjung itu mengatakan bahwa pemerintah harus mengambil tindakan tegas sekarang sebelum situasinya semakin memburuk.
“Oleh karena itu, pembuat keputusan tidak hanya harus memberlakukan kembali pembatasan tetapi, yang penting, berinvestasi besar-besaran dalam sistem perawatan kesehatan mereka, khususnya pada personel medis, peralatan, ruang, unit khusus,” kata Abouzzohour.
Berikut adalah angka COVID-19 terbaru untuk Timur Tengah dan Afrika Utara mulai pukul 20.00 Greenwich Mean Time (UTC ± 0) pada hari Kamis.
Negara Kasus terkonfirmasi Meninggal Dipulihkan Kasus aktif
Afganistan 56.254 2.469 49.937 3.848
Aljazair 116.438 3.069 81.065 32.304
Bahrain 138.283 507 130.397 7.379
Siprus 43.286 248 2.057 40.981
Djibouti 6.895 64 6.172 659
Mesir 197.350 11.720 151.444 34.186
Iran 1.830.823 62.142 1.569.697 198.984
Irak 815.605 14.128 732.252 69.225
Israel 830.761 6.158 812.766 11.837
Yordania 571.290 6.277 463.893 101.120
Kuwait 224.432 1.258 208.771 14.403
Libanon 452.281 5.964 353.342 92.975
Libya 155.232 2.591 142.633 10.008
Mauritania 17.690 447 16.947 296
Maroko 492.842 8,786 480.607 3.449
Oman 153.838 1.650 140.766 11.422
Pakistan 640.988 14.028 588.975 37.985
Wilayah Palestina 232.038 2.521 205.289 24.228
Qatar 175.919 281 161.815 13.823
Arab Saudi 386.782 6.630 375.831 4.321
Somalia 10.369 453 4.564 5.352
Sudan 29.661 2.028 23.990 3.643
Suriah 17.896 1.195 11.907 4.794
Tunisia 248.037 8.663 214.407 24.967
Turki 3.120.013 30.619 2.900.829 188.565
Uni Emirat Arab 448.637 1.466 431.773 15.398

Yaman 3.816 810 1.580 1.426

Total 11.417.456 196.172 10.263.706 957.578

Steven Ganot berkontribusi pada laporan ini.


Dipersembahkan Oleh : SGP Prize