Gantz: Israel tidak menyebabkan tumpahan minyak

Maret 14, 2021 by Tidak ada Komentar


“Saya dapat meyakinkan Anda bahwa Israel tidak bertanggung jawab atas tumpahan minyak yang menyapu pantai Israel,” kata Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Benny Gantz pada hari Sabtu dalam percakapan dengan Jenderal (purnawirawan) Amos Yadlin, direktur eksekutif saat ini. Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) Universitas Tel Aviv. Pada hari Sabtu, The London Times menerbitkan sebuah laporan yang merinci bagaimana pasukan militer Israel telah dituduh “berulang kali” menargetkan kapal tanker minyak Iran, yang pertama menyebabkan tumpahan minyak pada Oktober 2019 di lepas Laut Merah, dan yang terbaru adalah tumpahan yang sekarang terkenal di akhir- Februari, bencana yang berulang kali disebut sebagai bencana ekologi.Perdana Menteri pengganti Benny Gantz dalam percakapan dengan Jenderal (purnawirawan) Amos Yadlin, direktur eksekutif Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) Universitas Tel Aviv, 13 Maret 2021. (Hak atas foto: Istimewa)Pada hari Jumat, pejabat Israel tidak berkomentar ketika ditanya apakah Israel berada di balik serangan ledakan yang merusak kapal kontainer Iran, menyebabkan kebakaran kecil yang dilaporkan Reuters, mengutip media Iran. Tidak ada seorang pun di dalamnya yang terluka. “Saya tidak mengatakan apa-apa tentang apa yang kami lakukan atau tidak lakukan. Kami memiliki kewajiban untuk melakukan pencegahan di semua lini,” kata Gantz, sambil menegaskan bahwa Israel sama sekali tidak berada di balik tumpahan minyak Februari. “Kami tidak ada hubungannya dengan insiden ini.” Pada akhir Februari, sebuah kapal rusak akibat ledakan misterius, menyebarkan minyak ke laut yang telah berakhir di pantai Israel, dan telah memasukkan potongan tar beracun. Proyek pembersihan besar-besaran telah dimulai di sepanjang pantai sejak tumpahan. Israel sebagian besar menuding Iran karena berada di balik tumpahan tersebut.

Dalam percakapannya dengan Yadlin, Gantz terus menekankan ancaman Iran terhadap kawasan itu “dalam setiap kategori: melalui darat, mereka mendukung milisi di Irak dan Suriah, dan melalui udara dan laut, mereka mengirimkan senjata ke Lebanon.”


Dipersembahkan Oleh : Hongkong Prize