Ekstremis Yahudi menyerang 2 warga Palestina semalam di Tepi Barat – laporkan


Ekstremis Yahudi, yang diduga pemukim, menyerang dua warga Palestina dan merusak properti dalam tiga insiden terpisah pada Senin malam dan Selasa pagi, LSM sayap kiri Yesh Din melaporkan.

Kekerasan itu terjadi setelah serangan penembakan warga Palestina pada hari Minggu terhadap halte bus yang ramai di Persimpangan Tapuah di Tepi Barat yang melukai tiga orang dan menyebabkan dua remaja dalam kondisi serius.

“Menurut kesaksian, sekitar tengah malam, di dekat kota Turmus Aiya, sebuah kendaraan Palestina diserang dengan batu dan seorang penumpang yang duduk di dalam dievakuasi untuk perawatan medis,” kata Yesh Din.

Selain itu, “sebuah kendaraan Palestina diserang dengan batu di Route 60, dekat desa Madama, dan pemilik kendaraan terluka. Dia dibantu dari kendaraan oleh warga Madama dan dievakuasi untuk perawatan medis,” tukas Yesh Din.

Ia juga menuduh bahwa ekstremis Yahudi telah merusak rumah kaca Palestina di kota Burin, mencabut bibit tomatnya, memotong sistem air dan merusak peralatan.

“Kehidupan warga Palestina dan properti mereka terus diperlakukan sebagai zona impunitas di mana para pemukim kekerasan terus menikmati tidak ada konsekuensi atas tindakan kekerasan mereka,” kata direktur eksekutif Yesh Din Lior Amihai. “Para perusuh ingin menabur teror dan mengusir warga Palestina dari tanahnya,” tambahnya.

Pada hari Senin, Yesh Din melaporkan kekerasan semalam oleh ekstremis Yahudi dan / atau pemukim terhadap properti Palestina di desa Jalud, Tepi Barat. Bentrokan juga terjadi antara IDF dan warga di Jalud saat menanggapi kekerasan tersebut.

Ada bentrokan tambahan pada Minggu malam di Beita ketika pasukan keamanan Israel mencari penembak Palestina dari serangan Tapuah Junction, dan pada hari Senin dan Selasa ketika pengejaran IDF berlanjut di desa Akraba. Pada hari Senin, sebuah kendaraan yang dibakar yang diyakini sebagai mobil penembak ditemukan dan pada hari Selasa IDF melakukan penangkapan di desa tersebut.

Kedutaan Besar AS di Yerusalem mengutuk semua kekerasan Tepi Barat.

“Kami mengutuk serangan penembakan terhadap warga sipil tak berdosa di Tepi Barat kemarin, serta melaporkan serangan pembalasan, dan berharap para korban segera pulih. Teror dan kekerasan tidak menyelesaikan apa pun,” kata kedutaan.


Dipersembahkan Oleh : Pengeluaran HK