Dua orang Israel terluka parah dalam penembakan Tepi Barat, penyerang berburu IDF


Tiga warga Israel berusia 20-an terluka pada Minggu malam dalam insiden penembakan di Tapuah Junction di wilayah Samaria di Tepi Barat. Insiden itu terjadi di dekat halte bus dan pos pendakian di persimpangan. Dua di antara korban tidak sadarkan diri dan mengalami luka kritis serta parah, sedangkan satu orang hanya mengalami luka ringan. IDF mengatakan bahwa tembakan dilepaskan ke halte bus dari mobil yang lewat. Tentara menanggapi dengan tembakan dan mencari kendaraan itu, yang melarikan diri dari tempat kejadian menuju kota terdekat Hawara, N12 melaporkan, mengutip media Palestina. Kepala DPD Samaria Yossi Dagan yang langsung turun ke lokasi kejadian menyebut insiden itu sebagai serangan teror. Senior medis MDA Aviel Mamlia mengatakan, saat tiba di lokasi, dua korban luka tergeletak tak sadarkan diri di tanah dan satu lagi duduk tegak. merawat luka dan harus menyadarkan salah satu korban, katanya. Relawan Persatuan Hatzalah EMT Menachem Bakush mengatakan bahwa ketiganya diangkut ke Rumah Sakit Beilinson di Petach Tikvah.

Dagan berkata, “Ini insiden serius,” kata Dagan. Kepada orang Palestina, dia berkata, “Kamu tidak akan pernah menghancurkan kami.”


Dipersembahkan Oleh : Data HK