Amerika: 12 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam Ekspor, Memiliki Hubungan Dengan Pakistan
Breaking News

Amerika: 12 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam Ekspor, Memiliki Hubungan Dengan Pakistan

Pemerintah AS telah menambahkan selusin lagi perusahaan China ke daftar hitam ekspornya. Ini adalah langkah terbaru untuk menindak sektor pertahanan berteknologi tinggi China dalam hubungan perdagangan AS. Daftar kementerian perdagangan termasuk perusahaan komputasi kuantum China, perusahaan semikonduktor dan bisnis. Beberapa dari perusahaan ini telah berkontribusi pada aktivitas nuklir Pakistan yang tidak aman.

AS telah mengutip kekhawatiran keamanan nasional dan kebijakan luar negeri untuk tindakan ini. Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan perdagangan dan perdagangan global harus mendukung perdamaian, kemakmuran, dan pekerjaan bergaji tinggi, bukan menimbulkan ancaman nasional.

Kementerian Perdagangan AS mengatakan bahwa individu dan entitas yang beroperasi di China dan Pakistan telah ditambahkan ke daftar ini karena aktivitas nuklir Pakistan yang tidak aman atau keterlibatan dalam program rudal balistik. AS mengatakan beberapa perusahaan membantu mengembangkan program komputasi kuantum militer China.

AS menuduh perusahaan-perusahaan ini mencoba memperoleh barang-barang Amerika untuk keperluan militer. Kini Kementerian Perdagangan AS akan menghentikan ekspor barang tersebut ke China.

Langkah besar ini di tengah ketegangan di Taiwan

Tindakan memasukkan daftar hitam selusin perusahaan China di AS merupakan langkah besar di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan Beijing terkait Taiwan. Perdagangan kedua negara menjadi salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan online antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping bulan ini. Namun terlepas dari ini, Amerika telah mengambil tindakan ini terhadap perusahaan-perusahaan China.

27 perusahaan dari China, Jepang, Pakistan, Singapura ditargetkan

Terkait hal itu, AS menargetkan 27 perusahaan asal China, Jepang, Pakistan, dan Singapura masuk daftar hitam. Ini termasuk dua perusahaan dari Jepang dan Singapura. Perusahaan telekomunikasi China Huawei termasuk dalam daftar ini pada tahun 2019. Mengklaim bahwa ini mengancam keamanan nasional AS. Langkah ini menyulitkan perusahaan untuk memproduksi ponsel.

Lima negara berlatih di tengah ketegangan dengan China-Rusia di Laut Jepang

Angkatan Laut AS, Jepang, Kanada, Jerman dan Australia sedang melakukan manuver di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan China dan Rusia dari Laut China Selatan hingga Laut Timur Jepang. Latihan angkatan laut ini akan berlanjut hingga 30 November. Latihan tersebut, yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Jepang, dinamai ANOLEX 2021.

Kali ini Jerman telah bergabung untuk pertama kalinya dalam latihan yang diadakan setiap tahun ini. Latihan ini berlangsung pada saat China terus menunjukkan dominasinya di kawasan itu, merebut pulau-pulau sekitarnya dan menerbangkan jet tempur bekerja sama dengan Rusia.

Posted By : data hk